ada tulisan orang sy copas. silakan diambil ibrohnya sesuai kondisi😉
mungkin paparan berikut adalah pengalaman pribadi si pembuat asli tulisan. semoga bermanfaat
iNsya Alloh semua lebih mudah, ringan, dan lebih bermutu jika kita mau mengusahakannya..
^.^

Sabar.. sabar..

Sabar dalam gerak lebih ringan dibanding sabar dalam diam. (y)

Sabar menjemput lebih mudah daripada sabar menunggu.. (y) (y)

Sabar menghadapi wajah cemberut lawan jenis yang bukan mahrom, lebih ringan dibanding sabar melupakan senyumnya yang menawan..

Sabar menanggung beban agar barisan tertata dan solid lebih ringan daripada sabar menanggung beban akibat buruk perpecahan..

Sabar menanggung malu karena keliru saat belajar, lebih ringan dari sabar menanggung malu kekeliruan karena tidak pernah belajar

Sabar dalam menjaga ‘kehalalan’ hidup, jelas lebih mudah dari ‘sabar’ menanggung azab di neraka..

Seorang istri dari kalangan salaf berkata kpd suaminya.. ‘kanda.. carilah harta yg halal, sungguh kami lebih tahan lapar daripada siksa neraka..’

Sabar menghadapi nasehat dan kritik, lebih ringan dari sabar menerima pujian dan sanjungan..

Sabar menanggung beban demi menjaga keutuhan rumah tangga, lebih ringan daripada sabar menanggung beban biduk rumah tangga yg karam..

Sabar menghadapi berbagai problematika rumah tangga, lebih bermutu dari sabar menghadapi kepedihan sepi seorang bujangan..😉

Sabar menanggung berat menuntut ilmu lebih ringan dari sabar menanggung hina kebodohan..

Sabar menanggung beban mendidik anak sejak dini lebih ringan dibanding sabar menanggung beban keburukan anak saat dewasa karena kurang didik..

Sabar dalam berupaya menghadang kezaliman, lebih ringan resikonya ketimbang sabar menanggung kezaliman yang tak terhadang sebelumnya..

Sabar menahan diri dari marah dan emosi, lebih mudah dari upaya menghentikannya manakala sudah terlampiaskan..

Sabar menahan diri dari maksiat lebih ringan dari upaya menghentikan maksiat jika terlanjur disukai..