Semua kita butuh istirahat, setiap aktivitas butuh istirahat.. Namun kadang kita salah memahami makna istirahat. Sebenarnya istirahat adalah perubahan dari kegiatan satu ke kegiatan lain.

Dengan istirahat, bisa malah lebih aktif pada kegiatan selanjutnya. Setidaknya hal yang paling pasif dalam melakukan istirahat adalah iktikaf,.. yang berarti merenung, bukan tercenung. Dimana secara sengaja melakukan kegiatan diam, pada periode-periode tertentu. Beberapa waktu mengevaluasi kekurangan untuk meningkatkan yang sudah tercapai.. dan itu akan positif jika dilakukan di masjid, dilandasi niat. Meski duduk diam, tapi iman meningkat pesat.

Ini adalah versi istirahat di jalan Alloh.. yang bahkan itu sebenarnya lebih aktif, yang membuat lebih nyaman, lebih dinamis dalam dakwah.

Mengalirlah bersama amal-amal itu, maka dirimu akan dialirkan oleh amal-amal tersebut.
Ada 2 hal yang sering dilupakan seorang muslim, yaitu kesempatan dan kesehatan. – HR. Muslim
Diam tanpa amal bagi seorang muslim adalah AIB. Menganggur adalah pintu kehancuran.
Setiap dakwah ada marhalahnya, setiap marhalah ada tuntutannya, dan setiap tuntutan ada orang yang mengusungnya.

So, semua adalah pilihan🙂